QUIZ MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
HIKMATUL MAHMUDAH
DOSEN : VICKY DZAKY CAHAYA PUTRA, SE., M.AK., AK.
CONTOH KASUS DARI KELIMA KONSEP DATA
WAREHOUSE DIBAWAH INI!
1. Contoh kasus dalam PENERAPAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA PT. ASTRA AGRO LESTARI (AAL)
PT. ASTRA AGRO LESTARI menerapkan
program ERP untuk menangani masalah payroll, human resource,
finance, dan sebagainya. Program ERP yang digunakan adalah Oracle
untuk memproses semua data yang berhubungan dengan sistem yang dimiliki oleh
PT. ASTRA AGRO LESTARI. PT. ASTRA AGRO LESTARI menggunakan Oracle 9.i dan
Oracle 10.i sebagai database servernya. Softwaredatabase Oracle untuk
kepentingan database servernya. Hal ini lebih dikarenakan Oracle dikenal
sebagai software database server skala besar yang mempunyai kemampuan yang baik
dalam menang ani transaksi data dalam
jumlah yang besar dan kemampuan proses data yang cepat.
Implementasi sistem ERP ini untuk
memudahkan masing-masing bagian melakukan rekonsiliasi. Sistem ERP terintegrasi
dan tersentral di kantor pusat. Dengan begitu, konsolidasi data tidak
diperlukan lagi, karena setiap site melakukan transaksi yang
langsung terkoneksi ke kantor pusat secara real time.
Dengan sistem ERP , trackingtransaksi di site dapat
diperoleh pada hari dan jam yang sama. Contohnya, ketika ada pengiriman armada
CPO ke dermaga dari sebuah site, saat itu pula di kantor pusat
sudah dapat diketahui jumlah (tonase) CPO yang dikirim, berikut data jam
pengiriman, sesuai dengan nomor Surat Jalan atau Delivery Order pengiriman.
Ketika armada tiba di dermaga pun sudah langsung dapat diketahui pada saat itu.
Istilah site pada AAL mengacu pada sebuah lokasi yang menandai
legalitas perusahaan yang dikepalai oleh seorang kepala cabang. Satu site biasanya
terdiri dari 15-20 afdeling. Satu afdeling terdiri
dari 20-25 blok, yang dikomandoi oleh dua atau tiga mandor. Satu mandor
mengawasi 15-20 orang pemanen sawit.
Pada AAL, satu site dilengkapi
satu server Plantation Management System (PMS) dan empat PC
untuk kebutuhan input data. Sementara itu, di kantor pusat disediakan satu
server PMS, dua server ERP, 20 unit terminal server lainnya, dan 20 terminal
klien. PMS membantu AAL dalam perencanaan tanam dan panen di seluruh perkebunan
miliknya, dan dengan mengintegrasikan Geographical Information and
Management System (GIMS) serta pengunaan GPS maka perencanaan rute
panen dapat dilaksanakan dengan efisien. Enterprise Resource Planning (ERP)
dan Plantation Management System (PMS) terintegrasi
dengan Geographical Information and Management System (GIMS).
Apabila sumber daya dalam melakukan
produksi tidak mencukupi, sistem ERP dapat menghitung berapa lagi sumberdaya
yang diperlukan, sekaligus membantu dalam proses pengadaannya. Ketika hendak
mendistribusikan hasil produksi, sistem ERP juga dapat menentukan cara pemuatan
dan pengangkutan yang optimal kepada tujuan yang ditentukan pelanggan. Dalam
proses ini, tentunya segala aspek yang berhubungan dengan keuangan akan
tercatat dalam sistem ERP tersebut termasuk menghitung berapa biaya produksinya.
Transaksi berbasis ERP dapat
dilakukan secara real time dan tersentralisasi karena
terdapat jaringan Local Area Network (LAN) dan Wi-Fi.
Jaringan LAN dipasang di kantor pusat dan seluruh site. Selain
itu terdapat jaringan Wide Area Network yang
menghubungkan site dengan kantor pusat, dan internet.
2.
Contoh
Kasus PENGGUNAAN DECISION SUPPORT SYSTEM (DSS) PADA TELKOM E-SERVICE DI DALAM
PT.TELKOM
Di
dalam era persaingan yang ketat, rencana dalam jangka menengah dan panjang
tidak lagi menarik karena tuntutan supply dan demand selalu bergeser dalam
periode yang cepat. Decision Support System (DSS) sebagai metode pengambilan
keputusan yang taktis untuk pengembangan fasilitas telekomunikasi diperlukan
karena perubahan kriteria dan asumsi pendukung yang juga berubah dengan sangat
cepat. Di dalam hal ini PT TELKOM membuat suatu aplikasi yang dapat
dipergunakan untuk mempermudah PT. Telkom dalam pengambilan keputusan yang
cepat dan akurat yang diambil berdasarkan data dan fakta yang berada di lapangan.
Aplikasi yang menggunakan Telkom e-service akan membantu pengambilan keputusan
karena hasilnya yang bersifat matematis. Sebagai kesimpulan, aplikasi ini akan
dapat membantu evaluasi pemilihan pengembangan suatu jaringan akses yang tepat
yang akan dikembangkan PT. Telkom, karena Telkom e-service berfungsi juga agar
hubungan antara PT.Telkom dan customer terjalin. Dengan adanya Telkom e-service
PT.Telkom dapat mengetahui saran-saran yang diberikan oleh customer untuk
mengembangkan bisnisnya, apa saja yang harus dilakukan oleh system management
PT.Telkom itu sendiri. Terutama saran tentang Telkom Speedy apakah itu melalui
saluran wireless (Flexi) ataukah wireline (Direct Line Cable) . Dengan adanya
DSS akhirnya PT.Telkom dapat cepat menanggapi keluhan-keluhan pelanggan dan
pengambilan perusahaan pun akan lebih efektif dan efisien.
Sehingga dengan menggunakan DSS memberikan keuntungan bagi 2 pihak, baik dari segi PT.Telkom maupun dari segi customer. DSS memberikan keuntungan dari segi customer, karena dengan menggunakan DSS konsumen dapat menyampaikan keluhan-keluhan kepada PT.Telkom secara langsung. Sedangkan dari segi PT. Telkom DSS memberikan keuntungan yaitu, membuat konsumen lebih dengan PT.Telkom (RCM). Dan saran-saran serta keluhan yang diberikan oleh konsumendapat langsung ditanggapi secara tepat. Sehingga PT.Telkom dapat mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada PT.Telkom.
Sehingga dengan menggunakan DSS memberikan keuntungan bagi 2 pihak, baik dari segi PT.Telkom maupun dari segi customer. DSS memberikan keuntungan dari segi customer, karena dengan menggunakan DSS konsumen dapat menyampaikan keluhan-keluhan kepada PT.Telkom secara langsung. Sedangkan dari segi PT. Telkom DSS memberikan keuntungan yaitu, membuat konsumen lebih dengan PT.Telkom (RCM). Dan saran-saran serta keluhan yang diberikan oleh konsumendapat langsung ditanggapi secara tepat. Sehingga PT.Telkom dapat mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada PT.Telkom.
3.
Contoh Kasus
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PT. ANEKA TAMBANG, Tbk
PT. Aneka Tambang, Tbk (ANTM) adalah BUMN bidang
pertambangan, sub sektor pertambangan logam dan mineral yang mulai beroperasi
secara komersial pada tanggal 5 Juli 1968. Selain itu, ANTM bergerak juga di
bidang industri, perdagangan, pengangkutan dan jasa lainnya yang berkaitan
dengan bahan tambang.
Penggunaan
SCM pada PT. Aneka Tambang, Tbk dimulai dari pemasokan bahan baku yang di
perlukan oleh pabrik hingga pengiriman barang-barang yang sudah di produksi
seperti nickel,gold,bauksit kepada customer. Dapat dikatakan SCM telah membantu
perushaan tersebut dalam hal pemasok(suppliers),pabrik(manufactures),
gudang(warehouse), dan penyimpanan (stores). Sehingga barang yang telah di
produksi tersebut dapat di distribusikan dengan jumlah yang benar lokasi dan
juga waktu yang benar.
SCM telah
menjadi peranan penting dalam kegiatan PT. Aneka Tambang, Tbk terlihat dari
data-data yang ada: Saham ANTM terus naik Rp 1.160 pada perdagangan 14 januari
2009, dan pernah mencapai harga tertinggi yaitu pada akhir November 2007 dengan
harga diatas Rp. 5000 dengan nilai transaksi sebesar Rp. 1,24 triliun. Kegiatan
sales ANTM juga meningkat, sepanjang tahun 2002-2007 rata-rata pertumbuhan per
tahun sebesar 47,65 %. Dan membukukan sales yang tinggi pada tahun 2006 dan
2007 (71,25 % dan 113,31 %). Profitbilitas perusahaan juga meningkat dengan
CAGR 87,97% untuk operating profit dan 90,98% untuk net income.
How can a business better serve its customers using
the APO tool in SAP?
Advanced Planner and Optimizer(APO) didesain unutuk
membantu meningkatkan production planning,pricing,scheduling dan product
shipping perusahaan. Mengapa APO sangat membantu? Itu di karenakan APO berkerja
dengan menggunakan real time update dati retailers tentang permintaan cutomer.
Biasanya pada saat update tersebut APO membuat sebuah “demand Trigger” yang
dapat memperhitungkan variable yang kompleks seperti jadwal pengiriman bahan
baku dan siklus produksi, dan meramalkan jumlah produksi yang akan dibutuhkan
oleh permintaan customer selanjutnya.
4.
Contoh Kasus
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)
Salah
satu contoh kegiatan CRM adalah Dancow Parenting Center (DPC), yang
difungsikan sebagai pusat kegiatan untuk mendampingi para orang tua mendapatkan
pengetahuan memadai mengenai tumbuh-kembang anak usia 1- 6 tahun.
Kegiatan DPC pada tahun 2010 bertema Positive Parenting yang merupakan
metode pola asuh yang bersifat suportif, konstruktif, dan menyenangkan
bagi anak, kegiatan-kegiatan DPC, berupa seminar, talkshow radio, maupun
artikel-artikel yang didukung para ahli tersebut ditujukan agar dapat mencapai
misi DPC untuk menjadi mitra orang tua untuk tumbuh kembang anak.
Di
DPC orang tua akan memperoleh Buku Program, lalu masuk ke kelas konsultasi
psikologi dan konsultasi nutrisi. Setelah konsultasi, para ibu dan anaknya
dapat menerapkan informasi dan tips tumbuh kembang di empat kelas, yaitu kelas
musik, seni dan kerajinan, story telling, dan gym.
Setiap keluarga yang datang ke Rumah
DPC akan memperoleh buku Jurnal Buah Hatiku yang berisi catatan tahapan
tumbuh-kembang anak usia 1-6 tahun serta metode aplikasi untuk memantau
kegiatan di masing-masing kelas.Menurut ahli psikologis perkembangan anak
Positive Parenting terdiri atas lima
prinsip.
§ Pertama, lingkungan yang aman dan mendukung, sebagai
langkah awal anak mengeksplorasi dunianya.
§
Kedua,
perhatian dan dukungan positif di setiap tahapan tumbuh kembang, sebagai
langkah awal anak menumbuhkan rasa percaya diri.
§
Ketiga,
memperkenalkan nilai positif dan kebiasaan baik secara konsisten, sebagai
langkah awal anak menumbuhkan tanggung jawab.
§
Keempat,
memahami tahapan tumbuh kembang anak dan memberikan stimulasi sesuai
kelebihannya, sebagai langkah awal tumbuh kembang anak secara optimal dan siap
menghadapi dunianya.
§
Kelima,
mengatasi stres, sebagai langkah awal berkomunikasi positif dengan anak.
5.
Contoh kasus MANAGEMENT INFORMASTION SYSTEM PADA PT
COCA COLA AMATIL INDONESIA
Lebih dari 80 tahun yang lalu, Coca-Cola diproduksi
untuk pertama kalinya di Indonesia pada tahun 1932. Sejak saat itu, The
Coca-Cola System telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan
negara—baik sebagai penyedia lapangan kerja, investor, ataupun sebagai anggota
masyarakat yang perduli. Kami bangga akan jejak kami di Indonesia dan sangat
optimis dengan masa depan negara,serta industri dan bisnis kami. Hal inilah
yang mendorong kami untuk terus memberikan komitmen jangka panjang kepada
Indonesia.
Di tahun 2016, Coca-Cola Amatil
Indonesia mempekerjakan lebih dari 12,000 karyawan orang di 8 pabrik pembotolan
dan di lebih dari 200 pusat penjualan dan distribusi di seluruh negeri. Coca-Cola
Amatil Indonesia adalah mitra pembotolan utama untuk Coca-Cola System dan
bisnis investasi Australia terbesar di Indonesia, yang beroperasi sejak tahun
1992.
The Coca-Cola System juga terdiri
dari Coca-Cola Indonesia, kantor layanan lokal Coca-Cola yang bertanggung jawab
atas pemasaran merek dagang kami, dan juga Commercial Product Supply, pembuat
sirup dan bahan baku produk The Coca-Cola Company untuk Indonesia dan
negara-negara lain di wilayah sekitar.
Kami memproduksi, menjual dan
mendistribusikan lebih dari 10 merek di Indonesia termasuk minuman ringan
berkarbonasi, jus, teh, minuman isotonik, air minum dalam kemasan, minuman
berenergi, dan masih banyak lagi—dengan lebih dari 100 format kemasan dan
ukuran. Kami juga melayani lebih dari 600.000 outlet ritel besar dan kecil
secara langsung.
Filosofi ‘sustanability’
(keberlanjutan) telah melekat pada peninggalan kami, dan keyakinan bahwa kami
bergantung pada masyarakat yang kuat untuk memiliki bisnis yang kuat. Tanggung
jawab kami kepada masyarakat di tempat kami beroperasi meliputi kualitas tak
tertandingi dari produk kami, filosofi pemasaran yang bertanggung jawab,
praktik manufaktur yang bersinergi dengan lingkungan, serta kontribusi untuk
pendidikan, kehidupan yang sehat dan aktif, pemberdayaan ekonomi perempuan,
water replenishment, dan akses sanitasi dan air bersih.
DAFTAR PUSTAKA
Pratama.Ade.2016. Kumpulan materi & tugas "Sistem Teknologi Informasi"
Mahasiswa Teknik Informatika Kelas B Program Percepatan APK, Angkatan 2015
Universitas Tanjungpura STI APK-B.Dikutip
dari https://stiinformatikauntan.wordpress.com/blog/page/2/
Raudi.Anhar.2011. Manfaat
DSS bagi Perusahaan PT Telkom.Blog.Dikutip dari http://anhar-sib39.blogspot.com/2011/10/manfaat-dss-bagi-perusahaan-pttelkom.html
Ardy.Web.2016. Contoh Dasar Studi Kasus SCM (Supply Chain
Management).Blog.Dikutip dari https://ardy-web.blogspot.com/2016/01/contoh-dasar-studi-kasus-scm-supply.html
Archika.Dihan.2017. Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pada PT. Coca Cola Amatil Indonesia .Makalah.Dikutip dari http://archikadihan1997.blogspot.com/2017/10/penerapan-sistem-informasi-manajemen.html?m=1
Team CRM-MP.2011. Contoh Kasus CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM).Blog.Dikutip dari https://mymarketing5.blogspot.com/2011/06/contoh-kasus-crm.html
Noted
BalasHapus